megathrust "zifara eka wulandari" (33)
megathruts di indonesia
- pengertian : megathrust adalah jenis patahan besar yang terbentuk di zona subduksi, yaitu tempat lempeng tektonik samudra menunjam ke bawah lempeng benua.
- proses : Megathrust terbentuk karena adanya pergeseran lempeng tektonik secara terus-menerus. Lempeng samudra yang lebih padat akan menunjam ke bawah lempeng benua.
- dampak :
- Korban jiwa: jumlahnya bisa sangat tinggi
- Perubahan permukaan bumi: seperti naiknya daratan atau turunnya pantai.
- Tsunami: karena pergeseran dasar laut yang besar.
- kasus :
- Gempa Aceh 2004 (M 9,1) yang menimbulkan tsunami dahsyat.
- Gempa Chile 1960 (M 9,5) yang merupakan gempa terbesar yang pernah tercatat.
- Gempa Jepang 2011 (M 9,0) yang memicu tsunami
- upaya mitigasi :
- Edukasi masyarakat mengenai jalur evakuasi dan simulasi bencana.
- Riset geologi untuk memetakan potensi megathrust di wilayah rawan.
- zona :
- sumatra
- jawa
- laut banda
- selatan bali - nusa tenggara
- sulawesi dan maluku utara
hal yang saya lakukan ketika ada bencana megathrust :
1. Tetap tenang dan jangan panik Supaya bisa berpikir jernih dan mengambil langkah yang tepat.
2. Lindungi diri saat gempa Segera berlindung di bawah meja, menjauh dari kaca/jendela, atau lakukan posisi “Drop, Cover, Hold On” (tunduk, lindungi kepala, pegang kuat).
3. Matikan sumber api/listrik Kalau memungkinkan, segera matikan kompor atau listrik untuk mencegah kebakaran.
4. Segera evakuasi ke tempat tinggi Jika berada di daerah pantai, setelah gempa besar langsung menuju dataran tinggi atau tempat evakuasi tanpa menunggu peringatan tsunami.
5. Ikuti jalur evakuasi resmi Gunakan rute evakuasi yang sudah disediakan oleh pemerintah/BNPB. Jangan memilih jalan yang rawan longsor atau macet.
6. Bawa tas siaga darurat Berisi obat-obatan, makanan ringan, air minum, senter, radio, baterai, dan dokumen penting.
7. Bantu anak-anak, lansia, dan difabel Prioritaskan mereka yang kesulitan bergerak saat evakuasi.
8. Jangan kembali ke rumah terlalu cepat Tunggu informasi resmi dari BMKG/BNPB tentang kondisi aman. Tsunami bisa datang dalam beberapa gelombang.
9. Gunakan informasi resmi
Hanya percaya pada sirine tsunami, radio, atau aplikasi resmi (BMKG, BNPB), bukan kabar dari media sosial yang belum jelas.
10. Ikut serta dalam posko darurat
Jika sudah selamat, bergabung dengan posko pengungsian, bantu distribusi logistik, atau laporkan diri agar mudah didata.

Komentar
Posting Komentar